BLOGGER TEMPLATES - TWITTER BACKGROUNDS
"Welcome To My Blog"

Minggu, 15 November 2009

Keajaiban Bumi


Gambar ini memperlihatkan sejumlah meteor yang hendak menumbuk bumi. Benda-benda langit yang berlalu lalang di ruang angkasa dapat menjadi ancaman serius bagi Bumi. Tapi Allah, Pencipta Maha Sempurna, telah menjadikan atmosfir sebagai atap yang melindungi bumi. Berkat pelindung istimewa ini, kebanyakan meteorid tidak mampu menghantam bumi karena terlanjur hancur berkeping-keping ketika masih berada di atmosfir.

Dalam Al Qur'an, Allah mengarahkan perhatian kita kepada sifat yang sangat menarik tentang langit:

"Dan Kami menjadikan langit itu sebagai atap yang terpelihara, sedang mereka berpaling dari segala tanda-tanda (kekuasaan Allah) yang ada padanya." (Al Qur'an, 21:32)

Sifat langit ini telah dibuktikan oleh penelitian ilmiah abad ke-20.

Atmosfir yang melingkupi bumi berperan sangat penting bagi berlangsungnya kehidupan. Dengan menghancurkan sejumlah meteor, besar ataupun kecil ketika mereka mendekati bumi, atmosfir mencegah mereka jatuh ke bumi dan membahayakan makhluk hidup.

Atmosfir juga menyaring sinar-sinar dari ruang angkasa yang membahayakan kehidupan. Menariknya, atmosfir hanya membiarkan agar ditembus oleh sinar-sinar tak berbahaya dan berguna, - seperti cahaya tampak, sinar ultraviolet tepi, dan gelombang radio. Semua radiasi ini sangat diperlukan bagi kehidupan. Sinar ultraviolet tepi, yang hanya sebagiannya menembus atmosfir, sangat penting bagi fotosintesis tanaman dan bagi kelangsungan seluruh makhluk hidup. Sebagian besar sinar ultraviolet kuat yang dipancarkan matahari ditahan oleh lapisan ozon atmosfir dan hanya sebagian kecil dan penting saja dari spektrum ultraviolet yang mencapai bumi.


Kebanyakan manusia yang memandang ke arah langit tidak pernah berpikir tentang fungsi atmosfir sebagai pelindung. Hampir tak pernah terlintas dalam benak mereka tentang apa jadinya bumi ini jika atmosfir tidak ada. Foto di atas adalah kawah raksasa yang terbentuk akibat hantaman sebuah meteor yang jatuh di Arizona, Amerika Serikat. Jika atmosfir tidak ada, jutaan meteorid akan jatuh ke Bumi, sehingga menjadikannya tempat yang tak dapat dihuni. Namun, fungsi pelindung dari atmosfir memungkinkan makhluk hidup untuk melangsungkan kehidupannya dengan aman. Ini sudah pasti perlindungan yang Allah berikan bagi manusia, dan sebuah keajaiban yang dinyatakan dalam Al Qur'an.

Fungsi pelindung dari atmosfir tidak berhenti sampai di sini. Atmosfir juga melindungi bumi dari suhu dingin membeku ruang angkasa, yang mencapai sekitar 270 derajat celcius di bawah nol.

Tidak hanya atmosfir yang melindungi bumi dari pengaruh berbahaya. Selain atmosfir, Sabuk Van Allen, suatu lapisan yang tercipta akibat keberadaan medan magnet bumi, juga berperan sebagai perisai melawan radiasi berbahaya yang mengancam planet kita. Radiasi ini, yang terus- menerus dipancarkan oleh matahari dan bintang-bintang lainnya, sangat mematikan bagi makhuk hidup. Jika saja sabuk Van Allen tidak ada, semburan energi raksasa yang disebut jilatan api matahari yang terjadi berkali-berkali pada matahari akan menghancurkan seluruh kehidupan di muka bumi.

Dr. Hugh Ross berkata tentang perang penting Sabuk Van Allen bagi kehidupan kita:

Bumi ternyata memiliki kerapatan terbesar di antara planet-planet lain di tata surya kita. Inti bumi yang terdiri atas unsur nikel dan besi inilah yang menyebabkan keberadaan medan magnetnya yang besar. Medan magnet ini membentuk lapisan pelindung berupa radiasi Van-Allen, yang melindungi Bumi dari pancaran radiasi dari luar angkasa. Jika lapisan pelindung ini tidak ada, maka kehidupan takkan mungkin dapat berlangsung di Bumi. Satu-satunya planet berbatu lain yang berkemungkinan memiliki medan magnet adalah Merkurius - tapi kekuatan medan magnet planet ini 100 kali lebih kecil dari Bumi. Bahkan Venus, planet kembar kita, tidak memiliki medan magnet. Lapisan pelindung Van-Allen ini merupakan sebuah rancangan istimewa yang hanya ada pada Bumi. (http://www.jps.net/bygrace/index. html Taken from Big Bang Refined by Fire by Dr. Hugh Ross, 1998. Reasons To Believe, Pasadena, CA.)

Energi yang dipancarkan dalam satu jilatan api saja, sebagaimana tercatat baru-baru ini, terhitung setara dengan 100 milyar bom atom yang serupa dengan yang dijatuhkan di Hiroshima. Lima puluh delapan jam setelah kilatan tersebut, teramati bahwa jarum magnetik kompas bergerak tidak seperti biasanya, dan 250 kilometer di atas atmosfir bumi terjadi peningkatan suhu tiba-tiba hingga mencapai 2.500 derajat celcius.

Singkatnya, sebuah sistem sempurna sedang bekerja jauh tinggi di atas bumi. Ia melingkupi bumi kita dan melindunginya dari berbagai ancaman dari luar angkasa. Para ilmuwan baru mengetahuinya sekarang, sementara berabad-abad lampau, kita telah diberitahu dalam Al Qur'an tentang atmosfir bumi yang berfungsi sebagai lapisan pelindung.

Energi yang dipancarkan oleh sebuah letusan pada Matahari sungguh amat dahsyat sehingga sulit dibayangkan akal manusia: Letusan tunggal pada matahari setara dengan ledakan 100 juta bom atom yang pernah dijatuhkan di Hiroshima. Bumi terlindungi dari pengaruh merusak akibat pancaran energi ini. The magnetosphere layer, formed by the magnetic field of the Earth, serves as a shield protecting the earth from celestial bodies, harmful cosmic rays and particles. In the above picture, this magnetosphere layer, which is also named Van Allen Belts, is seen. These belts at thousands of kilometres above the earth protect the living things on the Earth from the fatal energy that would otherwise reach it from space.

Dikutip dari : http://www.keajaibanalquran.com/astronomy_roof.html

Senin, 09 November 2009

Memetik Gitarku

Di antara dua kakiku yang ku silangkan aku terduduk sembari memegang gitarku,dan tanpa keraguan lagi..mulai ku petikkan satu persatu senar yang ada di masing-masing posisinya, rantaian bunyi yang khas semakin terdengar seiring diriku tenggelam dalam indahnya nada-nada yang bersimponi. Adakah hati ini merasakan perasaan yang begitu dalam, tanpa kusadari, bahwa aku telah begitu dalam mencintainya , sedalam-dalamnya..seindah-indahnya..seperti yang selalu aku impikan..bersamamu..

Waktu yang telah berlalu membawa kita semakin dewasa..membawa kita semakin dekat dengan tujuan kita..tujuan untuk saling mengasihi satu sama lain..

aku hanya berharap..harapan yang sangat egois..namun tulus dari hatiku..

aku..

hanya ingin..bersamamu..

sejak pertama kali ku bertemu denganmu..

sejak aku mengatakan perasaanku yang sesungguhnya..

ataupun nanti..saat aku tau..disaat aku membuka mataku..kau telah berada di sisiku..

Amin.


Selasa, 01 September 2009

Andai Bumiku Berbicara


Aku pernah terdiam duduk di padang rumput itu,dengan segala perasaan aku menikmati indahnya pemandangan yang terpajang di depan mataku,angin yang sejuk,pohon yang bergesek dengan daun-daunnya,gemericik air terjun yang mengalir deras namun tak kencang,membuatku berpikir karenanya, "Tempat Apa Ini?"

...Aku tertidur...

Di depan mataku telah ada sesuatu yang "Indah",sesuatu yang tercipta dengan sarat akan kesempurnaan DIA,dengan segala pernak-pernik indahnya,membuat aku semakin merasa terhibur oleh kehadirannya..tanpa sadar..aku semakin mendekatinya..dan aku bertanya.. "Siapa gerangan dirimu?"

...Dia Menangis...

Aku hanya terdiam dan termangu menatap dia yang menangis,aku tak tau apa yang membuatnya seperti ini,apakah aku??

Perlahan aku mendekapnya dan membiarkannya tetap mengeluarkan segala keluh kesahnya,aku bertanya kembali, "Apa yang terjadi dengan dirimu? "






...




" Aku terluka "





" Aku hancur "





" Aku akan segera mati "






...







Aku tak mengerti apa yang dia maksud..aku hanya dapat merasakan kepedihan hati yang begitu mendalam yang terasa dari pancaran sinar matanya yang meredup,namun,sepertinya dia mengerti akan rasa ketidaktahuanku..



" Apa yang akan dilakukan seorang anak yang yatim-piatu,apabila dia harus memenuhi kebutuhan hidupnya?sedangkan dia masih anak kecil? " sosok itu bertanya

" Dia akan meminta bantuan kepada sesamanya " aku menjawab

" Apakah itu akan tetap berlaku apabila orang sekitarnya pun tak peduli dengan sekitarnya?? apakah masih ada orang yang peduli apabila mereka sibuk dengan urusannya masing-masing yang tak pernah lepas dari urusan memperkaya diri sendiri,walau memperkaya dengan merusak?dengan menghancurkan?dengan memusnahkan? "

" ... " Aku hanya bisa terdiam..lama kelamaan ikut merasakan sakit yang dia rasakan..namun tetap tak tau..apa yang membuatnya merasakan itu..



...Dia Memelukku...



" Saat ini..aku sedang merasakan itu semua.. Aku mohon.. Rawat aku.. Jaga aku.. Pelihara aku.. Aku mohon.. "





...





..Aku tersentak..





Sekarang aku mengerti..itulah keadaan bumi sekarang..selalu di dalam lubang kerancuan akan kehancurannya..sosok yang begitu indahpun..ternyata merasakan sakit dan pedih..karena sebuah kata "Ketidakpedulian"..





Ku hirup udara sebanyak-banyaknya..dan aku berlari..mencari..sesuatu..yang bisa ku lakukan untuk Diri-NYA..diriku..dirinya..keluargaku..anak cucuku kelak..dan Bumiku..




Akan ku jaga..

Akan ku rawat..

Akan ku pelihara..










There 's will be another way..if u try to find it..look..around you..will you still thinking it is good??more care to your environment♪♫